Fraksi Perjuangan-Demokrat “Kuliti” Kinerja APBD 2025: Anggaran Besar, Dampak ke Rakyat Masih Dipertanyakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan– Fraksi Perjuangan Demokrat DPRD Kabupaten Halmahera Selatan melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, fraksi tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah tidak boleh hanya diukur dari aspek administratif dan laporan keuangan semata, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Dalam rapat paripurna DPRD, Fraksi Perjuangan Demokrat menilai bahwa orientasi pembangunan daerah masih perlu dievaluasi secara serius. Menurut mereka, tingginya penyerapan anggaran belum tentu berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila kualitas belanja publik tidak menghasilkan manfaat yang terukur.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar memenuhi target penyerapan anggaran,” demikian substansi kritik yang disampaikan fraksi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Fraksi Perjuangan Demokrat juga menyoroti masih terjadinya ketimpangan pembangunan antarwilayah. Kawasan kepulauan, daerah pesisir, dan desa-desa terpencil dinilai belum memperoleh manfaat pembangunan secara merata. Fraksi meminta pemerintah daerah memastikan distribusi program dan anggaran dilakukan secara lebih adil agar tidak terjadi konsentrasi pembangunan pada wilayah tertentu saja.

Kritik lainnya diarahkan pada rendahnya kemandirian fiskal daerah. Fraksi Perjuangan Demokrat menilai pemerintah belum optimal dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), padahal Halmahera Selatan memiliki sumber daya yang besar di sektor perikanan, pertanian, pariwisata, jasa kepelabuhanan, serta aset daerah yang dapat menjadi sumber pendapatan baru. Ketergantungan terhadap dana transfer pusat dinilai masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Pada sektor pelayanan publik, fraksi juga mengungkap masih banyak keluhan masyarakat terkait layanan kesehatan dan pendidikan. Keterbatasan tenaga medis, akses pelayanan kesehatan, hingga sarana dan prasarana pendidikan yang belum memadai disebut sebagai persoalan yang memerlukan perhatian serius pemerintah daerah.

Tak hanya itu, Fraksi Perjuangan Demokrat menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan. Menurut mereka, keterbukaan informasi publik dan penguatan sistem pengawasan internal merupakan syarat utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Meski menyampaikan berbagai catatan kritis, Fraksi Perjuangan Demokrat tetap memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk melanjutkan pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025. Namun, fraksi menegaskan bahwa seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan harus menjadi bahan evaluasi serius agar APBD ke depan benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar dokumen pertanggungjawaban tahunan.

Pandangan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa DPRD melalui Fraksi Perjuangan Demokrat menginginkan perubahan orientasi pembangunan dari sekadar capaian administratif menuju pembangunan yang berorientasi pada hasil, pemerataan, dan kesejahteraan rakyat Halmahera Selatan.(red)

Komentar

Berita Terkait

HOMPIMPA: Tradisi dan Konsep Penyerahan kepada Tuhan
Sahril Thahir Turun Langsung ke Halteng, Gerindra Matangkan Konsolidasi dan Siapkan Peresmian Kantor Baru
POLDA Maluku Utara Raih Apresiasi Kemenkum atas Penguatan Layanan Hukum Desa
‎Pelantikan Pengurus ISEI Komisariat Halmahera Selatan, Kepala BPS RI Jadi Keynote Speaker Seminar Nasional Agromaritim
Kadis Haltim Didesak Turun ke PT. HPU Untuk Prioritaskan Rekrumen Karyawan Lokal
Penguatan SDM dan Pembangunan Daerah, Pemkab Haltim Gandeng Universitas Bumi Hijrah
SDA-LH HMI Cabang Bacan Tolak Kenaikan BBM, Soroti Dampak Ekonomi dan Lingkungan di Wilayah Kepulauan
Ketua KONI Haltim Beri Dukungan dan Motivasi ke Atlet Porprov Malut
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:14 WIT

Fraksi Perjuangan-Demokrat “Kuliti” Kinerja APBD 2025: Anggaran Besar, Dampak ke Rakyat Masih Dipertanyakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:15 WIT

HOMPIMPA: Tradisi dan Konsep Penyerahan kepada Tuhan

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:52 WIT

Sahril Thahir Turun Langsung ke Halteng, Gerindra Matangkan Konsolidasi dan Siapkan Peresmian Kantor Baru

Senin, 15 Juni 2026 - 10:29 WIT

POLDA Maluku Utara Raih Apresiasi Kemenkum atas Penguatan Layanan Hukum Desa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:39 WIT

‎Pelantikan Pengurus ISEI Komisariat Halmahera Selatan, Kepala BPS RI Jadi Keynote Speaker Seminar Nasional Agromaritim

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:36 WIT

Kadis Haltim Didesak Turun ke PT. HPU Untuk Prioritaskan Rekrumen Karyawan Lokal

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:11 WIT

Penguatan SDM dan Pembangunan Daerah, Pemkab Haltim Gandeng Universitas Bumi Hijrah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:36 WIT

SDA-LH HMI Cabang Bacan Tolak Kenaikan BBM, Soroti Dampak Ekonomi dan Lingkungan di Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru

Regional

HOMPIMPA: Tradisi dan Konsep Penyerahan kepada Tuhan

Selasa, 16 Jun 2026 - 04:15 WIT

Opini

BBM Naik Lagi, Reformasi Energi Jangan Ditunda

Senin, 15 Jun 2026 - 10:15 WIT