PGRI Halmahera Tengah Gelar Konferensi Kerja Kabupaten XXIII: Menuju Indonesia Emas Berlandaskan Fagogoru

Kamis, 24 Juli 2025 - 11:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Tengah 24 Juli 2024 — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Halmahera Tengah sukses menyelenggarakan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) XXIII untuk masa bakti 2025–2030. Kegiatan strategis ini mengusung tema besar “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas Berlandaskan Fagogoru Tahun 2025”, sebagai upaya memperkuat peran guru dalam pembangunan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.

Konkerkab XXIII ini menjadi ajang konsolidasi organisasi yang tidak hanya merumuskan arah kebijakan lima tahun ke depan, tetapi juga memperkuat jati diri PGRI sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi unggul di Halmahera Tengah. Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan, seluruh peserta konferensi berkomitmen untuk menjadikan nilai-nilai kearifan lokal Fagogoru sebagai fondasi utama gerakan transformasi pendidikan.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PGRI Kabupaten Halmahera Tengah dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi pendidikan nasional menuju Indonesia Emas 2045 tidak dapat dilepaskan dari peran strategis para guru.

PGRI harus hadir di tengah-tengah dinamika perubahan zaman dengan semangat pembaruan, profesionalisme, dan jiwa pengabdian. Nilai-nilai Fagogoru menjadi dasar moral yang membimbing langkah kita ke depan,” ujarnya.

Konferensi ini juga membahas berbagai agenda penting seperti penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum berbasis karakter lokal, serta mendorong sinergi antara PGRI dan pemerintah daerah.

Melalui forum ini, PGRI Halmahera Tengah menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menyiapkan generasi Halmahera Tengah yang adaptif, kreatif, dan berwawasan kebangsaan.

Dengan semangat Fagogoru yang melekat kuat dalam setiap insan pendidik, PGRI Halmahera Tengah menatap masa depan dengan optimisme: mencerdaskan bangsa dan membangun peradaban menuju Indonesia Emas yang bermartabat.(red)

Komentar

Berita Terkait

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru