PEMKAB HALMAHERA TENGAH GANDENG DALAM INSTITUTE, DORONG TRANSISI BERKEADILAN DAN BERKELANJUTAN

Selasa, 17 Juni 2025 - 05:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Tengah, 17 Juni 2025 — Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dalam Institute, sebuah lembaga independen yang bergerak di bidang penelitian, evaluasi, dan pendampingan teknis dalam isu-isu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penandatanganan yang berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025 ini menjadi tonggak awal kerja sama strategis untuk mendorong transisi pembangunan yang adil dan berkelanjutan di wilayah Halmahera Tengah dan Maluku Utara secara umum.

Dalam kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan. Nota kesepahaman ini mencakup agenda kolaboratif dalam penyusunan peta jalan transisi energi berkeadilan, evaluasi dampak sosial-ekologis pertambangan dan industri, serta penguatan peran masyarakat lokal dalam pembangunan daerah.

Dalam Institute akan terlibat secara aktif dalam mendampingi Pemkab Halteng melalui penyusunan kajian ilmiah, pelatihan teknis, hingga pengembangan sistem monitoring partisipatif. Fokus utama kerja sama ini adalah memastikan bahwa pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan industri di Halmahera Tengah tidak meninggalkan masyarakat lokal dan tidak merusak lingkungan hidup.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan MoU ini menjadi awal dari serangkaian kegiatan bersama yang akan dilaksanakan dalam beberapa tahun ke depan, yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola pembangunan daerah berbasis bukti dan inklusi sosial.

Dengan kolaborasi ini, Halmahera Tengah diharapkan menjadi contoh daerah yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan ekologis di tengah derasnya arus investasi dan eksploitasi sumber daya alam di kawasan timur Indonesia.(red)

Komentar

Berita Terkait

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM
GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:29 WIT

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Berita Terbaru