Menyambut HUT ke-80 RI, Bendera Merah Putih Akan Ditebar di Pulau Terluar Halmahera Tengah

Selasa, 22 Juli 2025 - 07:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Tengah – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025, Badan Koordinasi Daerah Otonomi Baru (DOB) Patani–Gebe Kepulauan akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertema Penguatan Sumber Daya Pertahanan dan Pangan Maritim di Gugusan Pulau Terluar dan Kawasan Perbatasan Negara.”

Puncak acara akan ditandai dengan pembentangan Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 150 meter, membentang di antara gugusan Pulau Yiew, Liwo, dan Sayafi, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Kegiatan seremonial ini juga dirangkai dengan aksi penanaman bibit pertanian, reboisasi terumbu karang, bakar ikan terpanjang di Pulau Liwo, serta pengibaran bendera Merah Putih di Pulau Sain dan Piyai, Kecamatan Pulau Gebe.

Menurut Taher Abd Karim, Wakil Ketua DOB Patani–Gebe Kepulauan sekaligus Ketua Panitia Kegiatan, pembentangan bendera ini merupakan kali pertama yang dilakukan di gugusan pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan antarprovinsi.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini bertujuan membangkitkan kesadaran nasionalisme dan peran aktif masyarakat perbatasan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini bagian dari pendekatan sistem pertahanan keamanan negara sesuai amanat UU No. 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara, PP No. 26 Tahun 2008, serta PP No. 62 Tahun 2010 tentang Kawasan Strategis Nasional Tertentu (KSNT),” jelas Taher.

Pulau Yiew sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu dari 111 pulau terluar strategis nasional, serta menjadi referensi penetapan titik dasar (base point) penarik garis batas maritim Indonesia dengan Negara Palau di kawasan Samudra Pasifik.

Dalam pernyataannya, Taher juga mengutip Kepala BNPP/Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang menekankan pentingnya menjaga eksistensi pulau-pulau terluar agar tidak mudah diklaim negara lain.

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini juga memuat pesan ekologis dan ekonomi. Pembersihan pantai dan penanaman mangrove akan menjadi bagian dari bakti sosial masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan potensi pangan maritim serta pelestarian kawasan perairan yang telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO dalam Konferensi Paris tahun 2022.

Dengan melibatkan ratusan warga dan elemen strategis, kegiatan ini diharapkan memperkuat integrasi nasional, mempertegas simbol-simbol negara di wilayah rawan klaim, serta membangun semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat perbatasan.(red)

Komentar

Berita Terkait

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru