Mahasiswa Desak Bupati Halsel Fokus Bangun Obi: “Kami Bukan Penyumbang DBH Tanpa Hak”

Kamis, 7 Agustus 2025 - 10:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Ternate – Desakan terhadap Bupati Halmahera Selatan agar lebih serius memperhatikan pembangunan di Pulau Obi terus menguat. Kali ini datang dari Ketua Umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Obi (GPMO) Maluku Utara, Rahman Udin, yang juga baru saja dilantik sebagai Ketua PMII Komisariat Isidik Kie Raha Ternate.

Dalam pernyataannya, Rahman menyoroti ketimpangan antara kontribusi besar Pulau Obi terhadap pendapatan daerah melalui Dana Bagi Hasil (DBH) subsektor minerba, dengan kondisi pembangunan infrastruktur yang dinilai jauh dari harapan masyarakat.

Pulau Obi mampu menyumbang Rp347,2 miliar dari DBH Minerba di tahun anggaran 2025, tetapi pembangunan di lima kecamatan di Obi sangat tertinggal. Ini ironis dan tidak adil,” ujar Rahman dalam keterangannya, Rabu (7/8/2025).

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini juga memperkuat kritik serupa yang sebelumnya dilontarkan oleh Anggota DPRD Halmahera Selatan Dapil IV Obi, Rustam Ode Nuru. Dalam rilis resminya, Abang Utam Sapaan Akrabnya menegaskan pihaknya telah berulang kali meminta agar minimal 35 persen dari total DBH Minerba dialokasikan secara khusus untuk pembangunan Pulau Obi.

Kami sudah menyuarakan ini berulang kali. Sayangnya, hingga kini belum ada realisasi nyata dari pemerintah daerah. Padahal distribusi anggaran seharusnya mengacu pada dokumen perencanaan seperti RKPD dan RPJMD,”

Rahman juga menilai pemerintah daerah, khususnya Bupati Halmahera Selatan, telah keliru dalam memprioritaskan wilayah pembangunan. Ia menyebut bahwa Pulau Obi sebagai daerah penyumbang terbesar DBH di Halsel justru diperlakukan seperti anak tiri.

Jalan rusak, jembatan minim, jaringan telekomunikasi buruk, listrik belum merata. Ini menyakitkan bagi masyarakat Obi,” katanya.

Lebih lanjut, Rahman menyampaikan bahwa pihaknya bersama mahasiswa Obi dari Bacan dan Ternate telah menjalin komunikasi lintas daerah. Jika dalam waktu dekat tidak ada tanggapan resmi dari Bupati Halmahera Selatan, mereka mengancam akan melakukan aksi besar-besaran dan memboikot seluruh aktivitas pemerintahan di Kantor Bupati.

Pak Bupati, kami tidak main-main. Jangan jadikan Obi sebagai ladang penyumbang DBH, tapi rakyatnya dibiarkan hidup dalam keterbatasan. Ini soal keadilan dan hak konstitusional kami sebagai warga negara,” pungkas Rahman.(red)

Komentar

Berita Terkait

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru