Konflik Duma–Kira Memanas, Sekretaris Umum IKAAL Halut Desak Polisi Tangkap Aktor Provokator

Senin, 30 Maret 2026 - 14:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Utara — Ikatan Alumni & Abna Alkhairaat (IKAAL) Halmahera Utara menyampaikan sikap tegas atas konflik sosial yang terjadi antara warga Desa Duma dan Desa Kira. Konflik tersebut dinilai tidak berdiri sendiri, melainkan kuat diduga dipicu oleh aksi provokatif segelintir oknum yang sengaja mengadu domba masyarakat.

Sekretaris Umum IKAAL Halut, Ibnu Furqan, menegaskan bahwa aparat kepolisian tidak boleh ragu dan tidak boleh lamban dalam menindak para pelaku provokasi yang memperkeruh suasana dan mengancam persatuan warga.

“Konflik ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Aparat penegak hukum harus segera menangkap dan memproses hukum pelaku-pelaku provokatif yang menyebarkan hasutan dan kebencian. Negara tidak boleh kalah oleh provokator,” tegas Ibnu Furqan.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, pembiaran terhadap aktor-aktor provokasi justru akan membuka ruang konflik yang lebih luas dan berpotensi menimbulkan korban, baik secara materiil maupun sosial.

IKAAL Halut juga mengingatkan bahwa masyarakat Duma dan Kira sejatinya memiliki ikatan sosial dan kekerabatan yang kuat, sehingga konflik ini tidak boleh ditarik ke arah yang lebih berbahaya oleh kepentingan tertentu.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi oleh isu liar, hoaks, dan narasi kebencian. Biarkan aparat bekerja, dan kita jaga Halmahera Utara tetap damai,” lanjutnya.

IKAAL Halut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penegakan hukum yang adil dan tegas, sekaligus mengawal upaya rekonsiliasi sosial demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Halmahera Utara begitupun Desa Duma dan Desa Kira.(red)

Komentar

Berita Terkait

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras
Berita ini 283 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIT

SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Berita Terbaru