Klarifikasi Karyawan PT Harita Group,  Foto Ikan Sogili Bukan Limbah Tambang

Sabtu, 28 Juni 2025 - 11:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan Seorang karyawan PT Harita Group, Sofyan Amir, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar mengenai dugaan kematian massal hewan air di Sungai Obi akibat aktivitas pertambangan. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta.

Sofyan Amir, yang fotonya sempat viral karena memegang dua ekor ikan sogili, menjelaskan bahwa gambar tersebut bukanlah bukti dugaan pencemaran limbah tambang sebagaimana dikaitkan dalam sejumlah unggahan dan pemberitaan.

Saya perlu sampaikan bahwa foto itu adalah dokumentasi pribadi. Dua ikan sogili tersebut saya dapatkan hasil memancing. Foto tersebut saya kirimkan kepada saudara saya hanya untuk mengajak makan bersama, tidak ada maksud lain,” tegas Sofyan Amir dalam pernyataan dalam video yang diterima redaksi media ini, Jumat (28/6/2025).

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menyampaikan keterangan atau pernyataan bahwa ikan itu mati karena limbah tambang.

Kalau kemudian foto itu beredar dengan narasi yang berbeda, saya nyatakan itu tidak benar dan bukan keterangan dari saya,” ujarnya.

Pihak PT Harita Group melalui perwakilannya menyatakan turut prihatin dengan simpang siurnya informasi yang berpotensi menyesatkan publik, serta menegaskan bahwa klarifikasi ini penting agar masyarakat tidak salah memahami konteks foto tersebut.

Dengan adanya klarifikasi ini, Sofyan berharap tidak ada lagi penyebaran informasi yang keliru terkait gambar yang bersifat pribadi itu.(red)

Komentar

Berita Terkait

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM
GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:29 WIT

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Berita Terbaru