tajukmalut.com | Halmahera Tengah – Kebijakan Pemerintah Daerah Halmahera Tengah melalui Dinas Pendidikan yang menghadirkan 100 guru kontrak dari Pulau Jawa mendapat apresiasi positif dari kalangan generasi milenial.
Amrozi Hamid, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, menilai langkah tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
“Pemerintah daerah telah menunjukan langkah serius dan nyata dalam mendorong sistem mutu pendidikan yang strategis, kolaboratif, terintegrasi, dan terukur. Program ini menjadi bagian dari lompatan pengembangan mutu pendidikan yang bersifat sinergi sekaligus wadah komunikasi dan tukar pikiran dengan tenaga guru lokal,” ungkap Amrozi, Sabtu (2/8/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi pendidikan, diperlukan peran aktif dan keterbukaan semua pihak untuk menyesuaikan dengan karakteristik serta lingkungan sosial. Dengan begitu, proses pendidikan dapat semakin adaptif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas siswa.
“Tentu kita semua berharap kemajuan teknologi pendidikan yang tumbuh cepat dapat diiringi dengan keterlibatan bersama dalam memperkuat daya saing pelajar Halteng,” tambahnya.
Amrozi menegaskan, program guru kontrak ini merupakan langkah terobosan mendasar sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam mencetak generasi yang berdaya sains, kritis, dan kompetitif.
“Kesimpulannya, kebijakan ini tidak hanya mendukung peningkatan kapasitas guru lokal, tetapi juga membuka ruang bagi siswa untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas dan modern,” tutupnya.(red)










