Front Pemuda Muslim Tobelo Tolak Hasil Rapat Forkopimda Terkait Insiden Penghadangan Pawai

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Utara — Front Pemuda Muslim Tobelo secara tegas menyatakan penolakan terhadap hasil rapat yang digelar Pemerintah Daerah Halmahera Utara bersama Forkopimda, FKUB, organisasi kemasyarakatan (ormas), Cipayung Plus, dan organisasi kepemudaan (OKP), Kamis (26/3/2026).

Penolakan tersebut disampaikan karena Front Pemuda Muslim Tobelo mengaku tidak dilibatkan dalam rapat yang membahas insiden penghadangan pawai keagamaan, padahal mereka menyebut diri sebagai pihak yang terlibat langsung di lapangan sekaligus korban dalam peristiwa tersebut.

Dalam keterangan resminya, perwakilan Front Pemuda Muslim Tobelo menilai langkah pemerintah daerah yang tidak mengikutsertakan mereka dalam forum tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap pihak yang terdampak langsung.

“Kami sangat menyayangkan karena tidak dilibatkan dalam rapat tersebut. Padahal kami adalah pelaksana kegiatan di lapangan sekaligus pihak yang terdampak,” ujar salah satu perwakilan.

Mereka menegaskan bahwa seluruh keputusan yang dihasilkan dari rapat tersebut tidak memiliki legitimasi di mata mereka. Front Pemuda Muslim Tobelo bahkan menilai forum itu tidak memberikan solusi atas persoalan yang terjadi, melainkan berpotensi memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

“Bagi kami, rapat tersebut bukan menyelesaikan masalah, justru berpotensi memperkeruh keadaan,” lanjutnya.

Selain menolak hasil rapat, Front Pemuda Muslim Tobelo juga mendesak pihak kepolisian, khususnya Kapolres Halmahera Utara, untuk segera menindaklanjuti kasus penghadangan pawai tersebut secara cepat, transparan, dan terbuka kepada publik.

Mereka menilai tindakan oknum yang terlibat dalam insiden tersebut sebagai bentuk ketidakmenghargai kegiatan keagamaan serta berpotensi merusak harmoni sosial yang selama ini terjaga di wilayah Halmahera Utara.

“Kami menilai tindakan oknum tersebut tidak menghargai kegiatan keagamaan dan mencederai nilai-nilai persaudaraan yang selama ini dijaga di Bumi Hibualamo,” tegasnya.

Front Pemuda Muslim Tobelo juga menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat lokal yang selama ini menjadi landasan kehidupan masyarakat di Halmahera Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Daerah Halmahera Utara maupun unsur Forkopimda belum memberikan tanggapan resmi terkait penolakan tersebut.(red)

Komentar

Berita Terkait

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan
HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Berita ini 589 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIT

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru

Regional

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Senin, 5 Okt 2026 - 12:20 WIT