Banjir Rendam Amasing dan Pulau Bacan, 2.430 Warga Mengungsi

Minggu, 22 Juni 2025 - 06:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan, 22 Juni 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Pulau Bacan sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi (22/6), menyebabkan banjir besar yang merendam sejumlah wilayah, termasuk Kelurahan Amasing. Banjir tersebut memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat aman.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan mencatat, total warga yang mengungsi mencapai 2.430 jiwa dari 640 Kepala Keluarga (KK). Tercatat ada delapan titik lokasi pengungsian, di antaranya di Masjid Sultan, Masjid Raya, SMPN 1, dan lokasi pengungsian mandiri.

Kondisi terparah terjadi di Kelurahan Amasing, yang terlihat tergenang air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa. Sejumlah bangunan toko dan rumah warga ikut terdampak. Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui BPBD langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi dan melakukan langkah tanggap darurat.

Kepala BPBD Halmahera Selatan, dalam keterangannya menyebutkan bahwa banjir ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi secara terus menerus sejak malam hari. “Banjir merendam pemukiman di sejumlah titik. Saat ini kami telah mendirikan posko pengungsian, membuka dapur umum, dan mengaktifkan layanan kesehatan untuk para pengungsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, yang turut meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Amasing, menyatakan keprihatinannya atas bencana ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bergerak cepat dalam penanganan darurat.

“Kami tidak tinggal diam. Saat ini seluruh tim BPBD dan dinas terkait sedang bekerja siang dan malam. Prioritas kami adalah keselamatan warga, kebutuhan dasar pengungsi, serta percepatan perbaikan infrastruktur yang terdampak,” ujar Bupati.

Selain itu, bencana ini juga menyebabkan kerusakan fisik seperti putusnya satu unit jembatan di Desa Tonoona dan satu unit jembatan di Desa Kubung. Setidaknya satu rumah warga dilaporkan rusak akibat banjir.

Pemerintah Daerah melalui BPBD Halsel juga berkoordinasi dengan instansi vertikal, termasuk BNPB dan TNI/Polri untuk mendukung distribusi logistik dan pengamanan wilayah terdampak.

Langkah-langkah cepat yang telah dilakukan BPBD Halsel meliputi:

  • Evakuasi warga terdampak ke lokasi aman
  • Penyaluran bantuan logistik berupa makanan dan kebutuhan pokok
  • Pelayanan kesehatan keliling di lokasi pengungsian
  • Pemasangan rambu-rambu peringatan di lokasi rawan banjir

Hingga kini, pihak BPBD masih terus melakukan pendataan lanjutan terkait dampak kerugian serta melakukan asesmen kebutuhan untuk penanganan pasca-banjir.(red)

 

 

Komentar

Berita Terkait

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan
HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:18 WIT

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIT

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Berita Terbaru

Regional

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Senin, 5 Okt 2026 - 12:20 WIT