Bupati Halmahera Tengah: Tambang dan Lingkungan Bisa Berjalan Beriringan

Senin, 16 Juni 2025 - 13:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menyampaikan pandangannya yang optimis bahwa aktivitas pertambangan dan pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring secara harmonis. Hal ini disampaikannya dalam sebuah pernyataan publik yang menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan ekologi.

Menurut Ikram, kehadiran industri tambang di Halmahera Tengah merupakan anugerah besar bagi daerah yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah, khususnya di sektor nikel. Namun ia juga menegaskan bahwa pertambangan tidak boleh merusak lingkungan hidup dan harus dijalankan dengan prinsip tata kelola yang bertanggung jawab.

“Tambang dan lingkungan bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya bisa saling mendukung apabila dikelola dengan benar dan taat pada aturan,” ujar Ikram.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan tambang agar tidak melanggar regulasi lingkungan. Salah satu bentuk pengawasan tersebut adalah dengan memastikan perusahaan memiliki analisis dampak lingkungan (AMDAL) yang transparan dan melibatkan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ikram juga mendorong sinergi antara pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat untuk membangun ekosistem yang saling menguntungkan. Ia menyebutkan pentingnya kontribusi sosial perusahaan dalam bentuk program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Pernyataan ini datang di tengah sorotan publik terhadap dampak industri pertambangan di Maluku Utara, termasuk isu deforestasi, pencemaran perairan, dan ketimpangan distribusi manfaat ekonomi.

Dengan pendekatan kolaboratif dan penguatan regulasi, Bupati Ikram Malan Sangadji berharap Halmahera Tengah dapat menjadi contoh wilayah tambang yang maju secara ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian alam.(red)

Komentar

Berita Terkait

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM
GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:29 WIT

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Berita Terbaru