GPMO Ultimatum PT Harita Nickel: Hentikan Praktik Merugikan Masyarakat Obi

Rabu, 14 Mei 2025 - 14:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Ternate — Ketua Gerakan Perjuangan Mahasiswa Obi (GPMO), Rahman Udin, secara tegas mengingatkan PT Harita Nickel terkait dugaan pencemaran lingkungan dan penggunaan material berbahaya dalam proyek CSR di Pulau Obi, Halmahera Selatan.

PT Harita Nickel merupakan salah satu perusahaan tambang besar yang telah beroperasi cukup lama di Kepulauan Obi. Kehadirannya selama ini diakui memberi dampak positif seperti menyerap tenaga kerja dan menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR) bagi masyarakat.

Namun, Rahman menyoroti persoalan serius yang mencuat dalam beberapa bulan terakhir, yakni dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan tersebut. Ia merujuk pada laporan investigatif dari konsorsium media internasional seperti The Gecko Project, Deutsche Welle (DW), OCCRP, KCIJ Newstapa, dan The Guardian, yang mengungkap bahwa sumber air di Desa Kawasi telah tercemar Kromium-6 (Cr6+), zat kimia berbahaya yang bisa merusak organ tubuh seperti hati, ginjal, bahkan memicu kanker.

“Ini bukan isu kecil. Cr6 adalah zat beracun yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. PT Harita harus bertanggung jawab,” tegas Rahman.

Tak hanya itu, GPMO juga menyoroti proyek pembangunan bak air bersih di Desa Kawasi oleh Harita melalui program CSR. Menurut informasi warga, bak tersebut tidak dibangun menggunakan pasir pantai sebagaimana mestinya, melainkan menggunakan slag (sleg) — limbah dari hasil peleburan bijih nikel.

“Beberapa jurnal menunjukkan bahwa slag mengandung zat kimia yang bisa memicu kanker kulit. Jika benar digunakan sebagai material bak air, ini jelas kelalaian serius — atau bahkan kesengajaan,” kata Rahman.

Pembangunan bak air tersebut kini sempat dihentikan akibat penolakan dari masyarakat setempat. Namun Rahman mendesak pihak pemerintah, baik dari Pemdes, kecamatan, hingga Pemda Halmahera Selatan, untuk segera membentuk tim investigasi independen guna mengusut dugaan ini secara menyeluruh.GPMO menyatakan sikap resmi mereka sebagai berikut:

  • 1. Mendorong Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara untuk membentuk tim investigasi atas temuan dugaan pencemaran lingkungan di Desa Kawasi.
  • 2. Mendesak Pemda Halmahera Selatan agar memanggil pimpinan PT Harita Nickel untuk mengklarifikasi penggunaan slag dalam proyek bak air bersih.
  • 3. Menolak segala bentuk kebijakan PT Harita Nickel yang merugikan masyarakat Pulau Obi.
  • 4. Mengancam aksi massa dan boikot terhadap Kantor Cabang PT Harita Nickel di Ternate jika tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada klarifikasi resmi, kami akan turun ke jalan. Seluruh organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Ternate akan kami libatkan,” tutup Rahman Udin.(red)

Komentar

Berita Terkait

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan
HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:18 WIT

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIT

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Berita Terbaru

Regional

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Senin, 5 Okt 2026 - 12:20 WIT