PT. JAS Siap Bayar Kompensasi Rumput Laut Capai 4,7 Miliar, Ambruk Apresiasi Pemda dan DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Perusahan tambang, PT. Jaya Abadi Semesta (JAS) siap bayar kompensasi rumupu laut di desa Fayaul, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), sebesar Rp4,7 miliar kepada petani rumput laut di desa setempat.

Hal itu tertuang dalam berita acara kesepakatan mediasi PT. JAS dan Alinasi Masyarakat Rumput Laut (Ambruk) desa Fayaul, yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Haltim bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, baru-baru ini di kantor Bupati.

Pelaksana pembayaran akan dilakukan setelah proses verifikasi data kelompok tani terdampak oleh tim Pemda Haltim, yang oleh Perwakilan masyarakat yang ditetapkan dengan surat keputusan Kepala desa.

Didalam kesepakatan tersebut juga, tertuang bahwa Managemen PT. JAS melakukan pergantian personil Eksternal dan Enviro.

Koordinator Ambruk, menyampaikan apresiasi kepada Pemda Haltim, khususnya Bupati dan Sekretaris Daerah, serta DPRD atas langkah membuka ruang dialog serta memfasilitasi proses mediasi antara masyarakat budidaya rumput laut Desa Fayaul dan pihak perusahaan.

“Upaya tersebut merupakan bagian penting dalam menghadirkan komunikasi yang konstruktif serta mendorong penyelesaian persoalan secara lebih berimbang. Langkah ini sangat kami apresiasi, karena telah membuka ruang dialog yang sehat antara masyarakat dan perusahaan,” ujar, Julfian pada Minggu, 3 April 2026.

Lebih lanjut, ia mengatakan, melalui proses mediasi tersebut telah tercapai kesepakatan bersama, di mana pihak PT JAS menyatakan komitmennya untuk mengakomodir tuntutan masyarakat, termasuk realisasi pembayaran kompensasi.

“Ini merupakan langkah awal yang positif dalam menjawab persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat pembudidaya rumput laut,” katanya.

Meski demikian, AMBRUK berharap pemerintah daerah tidak berhenti pada tahap mediasi saja, tetapi terus mengawal proses tersebut hingga seluruh kesepakatan benar-benar direalisasikan oleh pihak perusahaan.

“Kami berharap pemerintah daerah tetap membersamai dan mengawasi agar komitmen yang telah disepakati dapat dijalankan, sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Minggu, 27 September 2026 - 05:55 WIT

‎Brayen Lajame Soroti Penunjukan Pengurus KSB: IKA TOGALE Itu Paguyuban Besar, Jangan Main Tunjung Langsung

Berita Terbaru