Bupati Haltim Komitmen Perjuangkan Hak Ambruk, PT. JAS Dilarang Beroprasi

Minggu, 26 April 2026 - 11:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, melakukan kunjungan langsung di lokasi Jetty, PT Jaya Abadi Semesta (JAS) di desa Nanas, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur pada Minggu, 26 April 2026.

Kunjungan orang nomor satu dilingkup Pemkab Haltim di Jetty PT. JAS dalam rangka bertatap muka bersama dengan warga masyarakat desa Fayaul, yang tergabung dalam Alinasi Masyarakat Budidaya Rumput Laut (Ambruk).

Namun, dalam kunjungan Bupati tersebut, perwakilan PT. JAS tidak terlihat dilokasi. Hal ini menunjukan sikap tidak baik ditujukan oleh Managmen perusahan terhadap Pemda Haltim.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dialog bersama Ambruk, Bupati Ubaid menegaskan, komitmen Pemerintah Daerah Haltim untuk menindaklanjuti aspirasi warga melalui koordinasi dengan pihak perusahaan dan instansi terkait.

“Kami hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi terbaik, agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dan mendapatkan haknya,” ujar, Ubaid.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa sebelumnya pihak PT JAS melalui Kepala Teknik Tambang telah mengajukan jadwal mediasi pada 4 Mei 2026 mendatang. Namun, menurutnya, waktu tersebut terlalu lama, sehingga ia menegaskan di hadapan massa aksi bahwa PT JAS belum bisa beroperasi sampai mediasi pada tanggal 29 nanti.

“Saya putuskan mediasi dilaksanakan pada 29 April 2026. Pimpinan utama PT JAS harus hadir langsung di Kantor Bupati, bukan lagi diwakili karyawan lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kordinator AMBRUK, Julfian Wahab, berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, termasuk membuka hasil uji lingkungan secara transparan, serta menyelesaikan kerugian yang dialami petani rumput laut.

“Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penyelesaian konflik, sekaligus memastikan keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir Desa Fayaul,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas
“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”
DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI
BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan
Pekan Ini TPP Tahap II Terbayar, Bupati Ubaid Sebut Hadia HUT RI
532 Hektar Lahan Cetak Sawah Haltim, Tersebar di Tiga Kecamatan
PATUT DIPERTANYAKAN KINERJA POLRES HALTENG TERKAIT HASIL VISUM ANGGOTA SBGN
HMI Desak PLN Copot Kepala ULP Saketa, Polda Diminta Ambil Alih
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:11 WIT

Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:48 WIT

“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:46 WIT

DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIT

BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:41 WIT

Pekan Ini TPP Tahap II Terbayar, Bupati Ubaid Sebut Hadia HUT RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:24 WIT

532 Hektar Lahan Cetak Sawah Haltim, Tersebar di Tiga Kecamatan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:33 WIT

PATUT DIPERTANYAKAN KINERJA POLRES HALTENG TERKAIT HASIL VISUM ANGGOTA SBGN

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:11 WIT

HMI Desak PLN Copot Kepala ULP Saketa, Polda Diminta Ambil Alih

Berita Terbaru