tajukmalut.com | Halmahera Timur – Sebanyak 51 lansia mengikuti wisuda lansia tangguh dalam program Pendidikan No-Formal dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di aula kantor desa Mekasrasi, Kecamatan Wasile pada Minggu, 25 April 2026.
Sebayak 51 lansia berasal dari sekolah lansia tangguh desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur sebanyak 25 lansia dan sekolah lansia tangguh desa Cemara Jaya Kecamatan Wasile sebanyak 26 lansia.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah, Kabupaten Halmahera Timur, dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut, dihadiri Sekretaris Daerah Haltim, Ricky Chairul Ricfhat, Kepala DP2KBP3A Haltim, Ikhwan, perwakilan Kementrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Malut, Maujud Maya dan Camat Wasile, Karyadi serta para kepala desa.
Dalam sambutanya, Sekda Haltim, Ricky Chairul Ricfhat menyampaikan, tujuan utama Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) adalah meningkatkan kualitas hidup lansia agar menjadi SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat).
“Program BKKBN ini membekali lansia dengan pengetahuan kesehatan fisik/mental, keterampilan, serta kegiatan sosial-keagamaan agar tetap bahagia dan berdaya di usia,” ujar, Ricky.
Lebih lanjut, ia mengatakan, program ini memberikan informasi dan pelatihan seputar kesehatan fisik dan mental, keterampilan, serta ruang untuk interaksi sosial agar lansia dapat menjalani usia senja dengan bahagia dan berdaya.
Sementara perwakilan Kementrian Kependudukan Pembangunan Keluaraga/BKKBN Malut, Maujud Maya mengatakan, terdapat lima desa di Kabupaten Haltim masuk dalam program sekolah lansia tangguh, telah diwisudakan sebelumnya yakni sekolah lansiantangguh desa Gotowasi Kecamatan Maba Selatan sebanyak 25 lansia, desa Tewil Kecamatan Kota Maba sebanyak 25 lansia dan desa Kakaraino Kecamatan Wasile Tengah sebanyak 25 lansia.
“Dan hari ini, dua sekolah lansia tangguh ikut wisuda yakni sekolah lansia tangguh desa Dodaga Kecamatan Wasile Timur sebanyak 25 lansia dan sekolah lansia tanggung desa Cemara Jaya Kecamatan Wasile sebanyak 26 lanisa. Jadi total peserta wisuda sekolah lansia tangguh Kabupaten Haltim sebanyak 126 lansia,” ungkap, Maujud.
Ia mengatakan, kepala Kementrian Kependudukan Pembangunan Keluaraga/BKKBN Perwakilan Malut memberikan apresiasi kepada Pemda Haltim atas pelaksanaan sekolah lansia tangguh di Kabupaten Haltim. Karena merupakan proritas program unggulan dari Kementrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN atas perintah Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi Haltim tahun ini dijadikan pencapaian atau target yang diberikan Pemerintah Pusat ke Malut, dimana Haltim pencapaiannya sudah lebih 126 lansia. Sebab, terget yang diberikan kepada Pemda Haltim hanya 94 lanisa, namun sudah melebih terget,” pungkasnya.(red)









