Aksi Jilid II di DPP Demokrat, Mahasiswa Malut Desak Evaluasi dan Pemberhentian Aksandri Kitong

Kamis, 9 April 2026 - 14:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Jakarta — Aliansi Pemuda Mahasiswa Maluku Utara di Jakarta kembali menggelar aksi demonstrasi lanjutan (Jilid II) di Kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (9/4/2026). Aksi ini merupakan kelanjutan dari protes sebelumnya terkait dugaan pernyataan bermuatan SARA yang disampaikan oleh Aksandri Kitong melalui grup WhatsApp.

Massa aksi menilai pernyataan tersebut bersifat provokatif dan berpotensi mengganggu keharmonisan antarumat beragama di Maluku Utara, wilayah yang dikenal dengan kemajemukan sosialnya. Dalam konteks masyarakat plural, narasi berbasis identitas dinilai memiliki dampak serius terhadap stabilitas sosial.

Ketua Umum PB-FORMMALUT Jabodetabek, Reza A. Syadik, menyoroti belum adanya kejelasan atas laporan resmi yang telah dilayangkan ke DPP Partai Demokrat sejak 2 April 2026. Ia menyebut, meskipun beredar informasi bahwa Aksandri Kitong telah dipanggil pada 8 April 2026, pihaknya tetap menuntut transparansi dan langkah tegas dari partai.

“Aksi ini juga untuk mengonfirmasi langsung sekaligus memberikan tekanan moral agar DPP segera mengambil keputusan yang jelas,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai partai politik, Demokrat perlu menunjukkan komitmen terhadap etika politik dan menjaga legitimasi publik melalui penegakan disiplin internal yang cepat dan terbuka.

Massa aksi juga mendesak Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, agar mengambil sikap tegas tanpa mentolerir kader yang diduga menyebarkan ujaran berbasis SARA. Mereka menilai langkah tegas diperlukan untuk memberikan efek jera, terlebih yang bersangkutan merupakan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara.

Dalam orasinya, Ketua Umum Forum Rakyat Nusantara, Rusdi Bicara, menegaskan bahwa aksi lanjutan (Jilid III) akan kembali digelar apabila tuntutan tidak direspons secara serius. Ia menyebut hal ini sebagai bentuk tekanan kolektif dari masyarakat sipil terhadap partai politik.

Hal senada disampaikan Ketua Umum PP-FORMAPAS, Riswan Sanun. Ia menilai bukti yang telah dilaporkan sudah cukup kuat untuk menjadi dasar pengambilan keputusan oleh DPP Partai Demokrat. Dari perspektif etika politik, tindakan yang diduga dilakukan dinilai bertentangan dengan prinsip representasi publik yang menjunjung tinggi integrasi sosial.

Aksi tersebut ditutup oleh Koordinator Lapangan, Sandi Naim, yang menegaskan tuntutan pemberhentian Aksandri Kitong sebagai kader partai secara tidak terhormat.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima konfirmasi dari salah satu pengurus DPP Partai Demokrat terkait pemanggilan Aksandri Kitong pada 8 April 2026. Meski demikian, proses penanganan disebut masih berjalan sesuai mekanisme internal partai.

Secara keseluruhan, aksi ini mencerminkan kuatnya tekanan masyarakat sipil dalam mendorong respons kelembagaan partai politik, terutama dalam menjaga etika komunikasi publik dan stabilitas sosial di era digital.(red)

Komentar

Berita Terkait

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan
HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIT

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru

Regional

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Senin, 5 Okt 2026 - 12:20 WIT