Insiden di Halteng, Bupati Haltim Imbau Warga Tidak Terprovokasi

Sabtu, 4 April 2026 - 01:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Warga masyarakat, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memperkuat keharmonisan dan toleransi antar warga di tengah situasi yang berkembang di wilayah tetangga.

Imbauan tersebut disampaikan, Bupati Haltim, Ubaid Yakub menyusul insiden yang terjadi di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) pada Jumat, 3 April 2026.

Ubaid menegaskan agar Masyarakat Haltim tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang sifatnya provokatif serta tetap mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga persatuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kepada seluruh Masyarakat saya atas nama Pemerintah Daerah Haltim, menghimbau kepada warga masyarakat, agar jangan terprovokasi dengan informasi-informasi yang kemungkinan bersifat provokasi terkait apa yang telah terjadi di sudara sudara kita di sana, jaga keharmonisan, junjung tinggi persaudaraan, tanam dalam hati bahwa torang samua basudara,” ujar, Ubaid.

Lebih lanju, Bupati dua periode ini juga mengatakan, dalam upaya memastikan situasi tetap kondusif, ia bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres Haltim, Kapolsek Maba Selatan, serta aparat TNI-Polri lainnya, turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi masyarakat.

“Hari ini kami di Maba Selatan dan memastikan masyarakat kami aman dan tidak terpengaruh dengan kondisi yang ada, kenapa harus Maba Selatan, sebab Maba Selatan aksesnya lebih dekat dengan Patani barat sehingga kami harus hadir dan memastikan itu,” jelasnya.

Ia mengatakan, langkah tersebut dilakukan guna memastikan bahwa warga Haltim tidak terlibat dalam insiden yang terjadi di wilayah Halteng, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Selaku kepala pemerintahan, saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri, menjaga persatuan, serta tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah kehidupan sosial di wilayah Haltim maupun Halteng”. Pungkasnya (red)

Komentar

Berita Terkait

Piutang DBH Rp278 Miliar Belum Tuntas, Rustam Ode Nuru: Utang Pemprov Jadi Penghambat Ketahanan Fiskal Halmahera Selatan
Ketua DPD Gerindra Malut Suntik Semangat Kader di Halsel, Pemuda Tani: Gerindra Harus Menang Bersama Rakyat pada 2029
Gerindra Malut Tancap Gas, Sahril Thahir Targetkan Struktur Partai Tuntas Hingga 249 Desa di Halsel
Haryadi Ahmad Pimpin PBSI Malut, Usung Misi Besar Cetak Atlet Berprestasi Nasional
DPD Gerindra Kecam Pemprov Malut Penyelenggaraan MTQ Malut Dilaksanakan di Ruang Bawa Tanah Mesjid Raya Sofifi
Agromaritim: Antara Romantisme Konsep dan Kekosongan Implementasi
Bupati Haltim Hadiri PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo
Fraksi Perjuangan-Demokrat “Kuliti” Kinerja APBD 2025: Anggaran Besar, Dampak ke Rakyat Masih Dipertanyakan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:47 WIT

Piutang DBH Rp278 Miliar Belum Tuntas, Rustam Ode Nuru: Utang Pemprov Jadi Penghambat Ketahanan Fiskal Halmahera Selatan

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:24 WIT

Ketua DPD Gerindra Malut Suntik Semangat Kader di Halsel, Pemuda Tani: Gerindra Harus Menang Bersama Rakyat pada 2029

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:31 WIT

Gerindra Malut Tancap Gas, Sahril Thahir Targetkan Struktur Partai Tuntas Hingga 249 Desa di Halsel

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:45 WIT

Haryadi Ahmad Pimpin PBSI Malut, Usung Misi Besar Cetak Atlet Berprestasi Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 07:26 WIT

DPD Gerindra Kecam Pemprov Malut Penyelenggaraan MTQ Malut Dilaksanakan di Ruang Bawa Tanah Mesjid Raya Sofifi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:07 WIT

Bupati Haltim Hadiri PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:14 WIT

Fraksi Perjuangan-Demokrat “Kuliti” Kinerja APBD 2025: Anggaran Besar, Dampak ke Rakyat Masih Dipertanyakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:15 WIT

HOMPIMPA: Tradisi dan Konsep Penyerahan kepada Tuhan

Berita Terbaru