Diduga Jarang Berkantor, Karteker Kades Waya Terancam Dicopot

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalit.com | Halmahera Selatan — Sosok Karteker Kepala Desa Waya, Kecamatan Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Armain Arifin, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Ia diduga telah hampir enam bulan tidak menjalankan tugasnya sebagai pimpinan pemerintahan desa. Peristiwa ini mencuat pada Kamis, 26 Maret 2026.

Ketidakhadiran Armain Arifin dinilai bukan persoalan sepele. Di tengah harapan masyarakat terhadap pelayanan publik yang transparan, cepat, dan responsif, kondisi tersebut justru berdampak pada tersendatnya roda pemerintahan di tingkat desa.

Sejumlah warga Desa Waya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa mereka merasa seolah tidak memiliki kepala desa. “Padahal ada pejabatnya, tapi sudah enam bulan lebih tidak pernah terlihat di desa,” ujar salah satu warga.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut mereka, absennya kepala desa berdampak langsung pada pelayanan administrasi yang menjadi lambat serta terhambatnya proses pembangunan desa. Tidak hanya itu, berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan yang berlangsung di desa juga tidak pernah dihadiri oleh yang bersangkutan.

“Bahkan saat terjadi musibah di desa yang menyebabkan ada warga meninggal dunia sekitar sebulan lalu, beliau juga tidak pernah muncul,” tambah warga lainnya.

Masyarakat menilai kondisi ini perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Mereka mendesak agar Bupati melalui instansi terkait segera memanggil dan mengevaluasi kinerja Armain Arifin sebagai Karteker Kepala Desa.

Ketidakhadiran pimpinan desa dalam waktu yang cukup lama dinilai telah memicu berbagai persoalan serius, mulai dari lambannya pelayanan publik, ketidakaturan administrasi desa, hingga terhambatnya pembangunan yang seharusnya berjalan untuk kesejahteraan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Armain Arifin belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.(red)

Komentar

Berita Terkait

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM
GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune
HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA
DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG
Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
SMIT Dukung Wacana Federal: Kesatuan Politik Tanpa Keadilan Ekonomi Adalah Ketimpangan
Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi
Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun
Berita ini 198 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:29 WIT

HEARING 26 AGUSTUS: UJI KEBERPIHAKAN DPRD HALUT DAN KEBERANIAN PT. NHM

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:11 WIT

GMNI Halsel: Pemkab Halmahera Selatan Diduga Tutup Mata Soal Penjualan Miras di Fortune

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:29 WIT

HANTAM Malut: “Suara Referendum” Sinyal Kepercayaan ke Negara Menurun, Maluku Utara Butuh Kontrak Baru SDA

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:43 WIT

DIDUGA MELAKUKAN KORUPSI, PA MALUT LAPORAN KPU TIDORE KE KEJAGUNG

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:16 WIT

Ibu Hamil dan Menyesui Zona Wasile Menerima Insentif, Sekda Haltim : Program Ini Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:35 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Besuk Korban Penikaman di Anggai, Apresiasi Gerak Cepat Polsek Obi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIT

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Haltim di Proyeksikan Rp147.137 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIT

Ketua GMNI Halsel Munawir Mandar Desak Pemkab Halsel Tutup Fortune yang Diduga Jual Miras

Berita Terbaru