Jabatan Kades Dipolitisasi! Tim Sukses Diduga Mainkan Politik Desa

Rabu, 23 April 2025 - 03:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com Halmahera Selatan, 19 April 2025 — Dugaan praktik tekanan politik yang dilakukan oleh oknum tim sukses kepala daerah kembali mencuat di Kabupaten Halmahera Selatan. Sejumlah kepala desa yang saat ini berstatus sebagai pejabat sementara (Pj) atau menunggu pelantikan definitif, dilaporkan mendapat tekanan dan arahan politik dari pihak yang mengaku sebagai bagian dari tim sukses bupati.

Informasi yang diterima menyebutkan bahwa ada sebagaian orang diberi iming-iming pelantikan sebagai kepala desa definitif, tentunya dengan syarat kepentingan politik tertentu.

“Beberapa kepala desa mendapat pesan dan telepon dari orang-orang yang mengaku tim sukses. Mereka dijanjikan segera dilantik jika bersedia ikut arahan politik tertentu,” ungkap salah satu sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan.

ADVERTISEMENT

alt="ads" />

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini memicu kekhawatiran akan tercemarnya proses pemerintahan desa oleh kepentingan politik praktis. Padahal, pelantikan kepala desa seharusnya didasarkan pada hasil pemilihan serta mekanisme administrasi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Praktik semacam ini dinilai sebagai bentuk intervensi politik yang mencederai prinsip netralitas pemerintah desa dan mengganggu stabilitas pelayanan publik di tingkat lokal.

Selain itu, beberapa kepala desa yang diduga terlibat dalam berbagai persoalan hukum dan penyalahgunaan wewenang, kini dikabarkan “kebal” dari proses evaluasi karena diduga berlindung di bawah pengaruh dan perlindungan tim sukses bupati.

Informasi dari berbagai sumber menyebutkan bahwa kepala desa tersebut mestinya telah menjalani evaluasi dan sanksi karena laporan pelanggaran, mulai dari dugaan penyelewengan dana desa hingga tindakan sewenang-wenang dalam pelayanan masyarakat.

Namun hingga kini, tidak ada tindakan tegas dari pemerintah daerah.

“Sudah banyak laporan warga, tapi tidak ada tindak lanjut. Semua tahu dia dekat dengan orang-orang kuat, termasuk tim sukses bupati. Jadi seolah tidak tersentuh,” ujar seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Situasi ini menimbulkan kekecewaan publik, karena memperlihatkan bagaimana praktik kekuasaan bisa menjadi tameng bagi individu yang mestinya bertanggung jawab secara hukum dan moral.

Pengamat pemerintahan desa menilai bahwa tindakan pembiaran terhadap kepala desa bermasalah hanya akan menciptakan preseden buruk bagi tata kelola desa.

Pengamat menilai bahwa tindakan pembiaran terhadap kepala desa bermasalah hanya akan menciptakan preseden buruk bagi tata kelola desa.

“Kalau kepala desa yang jelas-jelas bermasalah bisa tetap menjabat hanya karena dilindungi oleh tim sukses, itu berarti hukum tunduk pada kekuasaan. Ini mencederai prinsip keadilan dan demokrasi desa” ungkapnya. (red)

Komentar

Berita Terkait

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang
Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda
Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas
“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”
DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI
BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan
Pekan Ini TPP Tahap II Terbayar, Bupati Ubaid Sebut Hadia HUT RI
532 Hektar Lahan Cetak Sawah Haltim, Tersebar di Tiga Kecamatan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:48 WIT

BEM FIB UNKHAIR Gelar Manifesto FIB UNKHAIR 2026, Seni sebagai Instrumen Jalan Juang dan Jalan Pulang

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:04 WIT

Sambut HUT RI ke-81, DPC Gerindra Halsel Bagikan Sembako untuk Yatim Piatu dan Janda

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:11 WIT

Rumah Ibadah Diduga Diintimidasi di Labuha, SEKPHAS Desak Aparat Usut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:48 WIT

“SMP Alkhairaat Tobelo Raih Juara I Gerak Jalan Indah, Tampilkan Aksi Memukau”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:46 WIT

DUGAAN PREMANISME DAN INTIMIDASI DI DESA LABUHA, PERSOALAN TANAH WAKAF DIMINTA DITINDAKLANJUTI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIT

BBM PLN Saketa Diduga Dicuri, Pemuda Saketa Tantang Polres Halsel dan Inspektorat PLN Buka-bukaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:41 WIT

Pekan Ini TPP Tahap II Terbayar, Bupati Ubaid Sebut Hadia HUT RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:24 WIT

532 Hektar Lahan Cetak Sawah Haltim, Tersebar di Tiga Kecamatan

Berita Terbaru

Opini

Dirgahayu RI, Merdeka dari Mafia Kerah Putih

Senin, 17 Agu 2026 - 13:30 WIT