Kebijakan Pendidikan Gratis Bupati Halmahera Selatan Dinilai Tebang Pilih, LPK Binari Halsel Luput dari Perhatian

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 01:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan2 Agustus 2025 Kebijakan pendidikan gratis yang digagas Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, dinilai belum berjalan sesuai harapan masyarakat. Program yang digadang-gadang untuk meningkatkan akses pendidikan itu dianggap masih bersifat tebang pilih, karena hanya menyasar lembaga pendidikan tertentu yang memiliki kedekatan dengan lingkar kekuasaan.

Dari hasil penelusuran tajukmalut.com, salah satu lembaga pendidikan formal di Halmahera Selatan, yakni LPK Binari, hingga kini sama sekali belum tersentuh program hibah pendidikan dari Pemerintah Daerah. Padahal, lembaga ini telah bertahun-tahun aktif mencetak generasi muda Halsel di bidang keterampilan komputer.

Sejak berdiri, LPK Binari belum pernah mendapat dukungan berupa beasiswa maupun bantuan sarana-prasarana pendidikan dari Pemda. Padahal, kontribusinya terhadap peningkatan kualitas SDM di Halsel sangat nyata,” ungkap salah satu sumber internal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini kontras dengan sejumlah perguruan tinggi dan yayasan pendidikan yang disebut-sebut mendapat perhatian lebih dari Pemda Halsel, di antaranya Universitas Nurul Hasan (UNSAN) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Alkhairaat (STAIA).

Sejumlah siswa LPK Binari yang ditemui media juga menyuarakan kekecewaannya. Mereka mengaku harus menanggung biaya sendiri tanpa adanya bantuan beasiswa sebagaimana mahasiswa di perguruan tinggi lain di Halsel.

Kami ingin sekali ikut program 1 tahun, tapi karena biaya terbatas, akhirnya hanya bisa ambil program 3 bulan. Sementara teman-teman yang kuliah di kampus lain bisa dapat beasiswa dari pemerintah,” tutur salah seorang pelajar LPK Binari yang enggan disebutkan namanya.

Para pelajar berharap, pemerintah daerah lebih bijak dan adil dalam menyalurkan hibah pendidikan. Menurut mereka, kebijakan ini seharusnya menyentuh semua lembaga pendidikan formal, tanpa memandang relasi politik atau kekuasaan.

Kami hanya minta pemerintah lebih arif. Jangan sampai program pendidikan gratis ini hanya menguntungkan kelompok tertentu, sementara lembaga lain yang juga berkontribusi untuk daerah justru diabaikan,” tutup pelajar tersebut.(red)

Komentar

Berita Terkait

Piutang DBH Rp278 Miliar Belum Tuntas, Rustam Ode Nuru: Utang Pemprov Jadi Penghambat Ketahanan Fiskal Halmahera Selatan
Ketua DPD Gerindra Malut Suntik Semangat Kader di Halsel, Pemuda Tani: Gerindra Harus Menang Bersama Rakyat pada 2029
Gerindra Malut Tancap Gas, Sahril Thahir Targetkan Struktur Partai Tuntas Hingga 249 Desa di Halsel
Haryadi Ahmad Pimpin PBSI Malut, Usung Misi Besar Cetak Atlet Berprestasi Nasional
DPD Gerindra Kecam Pemprov Malut Penyelenggaraan MTQ Malut Dilaksanakan di Ruang Bawa Tanah Mesjid Raya Sofifi
Agromaritim: Antara Romantisme Konsep dan Kekosongan Implementasi
Bupati Haltim Hadiri PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo
Fraksi Perjuangan-Demokrat “Kuliti” Kinerja APBD 2025: Anggaran Besar, Dampak ke Rakyat Masih Dipertanyakan
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:47 WIT

Piutang DBH Rp278 Miliar Belum Tuntas, Rustam Ode Nuru: Utang Pemprov Jadi Penghambat Ketahanan Fiskal Halmahera Selatan

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:24 WIT

Ketua DPD Gerindra Malut Suntik Semangat Kader di Halsel, Pemuda Tani: Gerindra Harus Menang Bersama Rakyat pada 2029

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:31 WIT

Gerindra Malut Tancap Gas, Sahril Thahir Targetkan Struktur Partai Tuntas Hingga 249 Desa di Halsel

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:45 WIT

Haryadi Ahmad Pimpin PBSI Malut, Usung Misi Besar Cetak Atlet Berprestasi Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 07:26 WIT

DPD Gerindra Kecam Pemprov Malut Penyelenggaraan MTQ Malut Dilaksanakan di Ruang Bawa Tanah Mesjid Raya Sofifi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:07 WIT

Bupati Haltim Hadiri PENAS Petani dan Nelayan di Gorontalo

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:14 WIT

Fraksi Perjuangan-Demokrat “Kuliti” Kinerja APBD 2025: Anggaran Besar, Dampak ke Rakyat Masih Dipertanyakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:15 WIT

HOMPIMPA: Tradisi dan Konsep Penyerahan kepada Tuhan

Berita Terbaru