Sinergi Dinas Pendidikan Halsel dan Komunitas Hugos  Dorong Desa Awanggoa Jadi Role Model Pelestarian Bahasa Bacan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan– Upaya pelestarian bahasa daerah di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terus diperkuat. Dinas Pendidikan Kabupaten Halsel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis bersama Pemerintah Desa Awanggoa dan Komunitas Hugos entertament. guna membahas penetapan Desa Awanggoa sebagai Desa Berbudaya Bahasa Bacan, Rabu (14/01/2026).

Langkah kolaboratif ini bertujuan menjadikan Desa Awanggoa sebagai pusat percontohan (role model) dalam penggunaan dan pelestarian Bahasa Bacan sebagai identitas lokal yang harus dijaga dari kepunahan di tengah arus modernisasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halsel menyatakan bahwa penetapan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan berbasis kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami menggandeng Komunitas Hugos entertament sebagai penggerak budaya karena mereka memiliki kedekatan dengan akar rumput. Bersama Pemdes Awanggoa, kita ingin memastikan Bahasa Bacan kembali menjadi bahasa ibu yang bangga dituturkan oleh generasi muda di lingkungan rumah maupun sekolah,” ujarnya dalam rapat tersebut.

Di tempat yang sama, perwakilan Komunitas Hugos entertament  (Muaz Inskandar Alam) . menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pemerintah desa sangat krusial dalam menciptakan ekosistem budaya yang berkelanjutan.

Desa Awanggoa memiliki potensi besar untuk menjadi benteng pertahanan Bahasa Bacan. Kami akan melakukan pendampingan intensif agar nilai-nilai budaya dan dialek asli tetap hidup dalam aktivitas sehari-hari warga,” ungkap Muaz.

Sementara itu, Sekertaris desa Awanggoa  (Lutfi Abdulhak). Mewakili pemerintah Desa. menyatakan kesiapan desanya untuk mendukung penuh program ini. Pihak Pemdes berencana menyusun regulasi tingkat desa atau imbauan khusus bagi warga untuk menggunakan Bahasa Bacan dalam momen-momen tertentu sebagai bagian dari penguatan karakter desa.

Melalui program ini, diharapkan Desa Awanggoa dapat menginspirasi desa-desa lain di Halmahera Selatan untuk turut melestarikan kekayaan bahasa daerah masing-masing, sehingga identitas budaya Halsel tetap terjaga di masa depan.(red)

Komentar

Berita Terkait

Kadis Haltim Didesak Turun ke PT. HPU Untuk Prioritaskan Rekrumen Karyawan Lokal
Penguatan SDM dan Pembangunan Daerah, Pemkab Haltim Gandeng Universitas Bumi Hijrah
SDA-LH HMI Cabang Bacan Tolak Kenaikan BBM, Soroti Dampak Ekonomi dan Lingkungan di Wilayah Kepulauan
Ketua KONI Haltim Beri Dukungan dan Motivasi ke Atlet Porprov Malut
SBGN Malut Angkat Bicara; PHI Tanpa Mediator, Ibaratkan Pincang Sebelah
Perkuat Konsolidasi DPD Gerinda Evaluasi Dpc Se-Malut
Halteng Kembali Raih WTP, Pemda Perkuat Pengawasan Keuangan Daerah
Pemkab Haltim Raih Opini WTP Tahun 2025
Berita ini 308 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:36 WIT

Kadis Haltim Didesak Turun ke PT. HPU Untuk Prioritaskan Rekrumen Karyawan Lokal

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:11 WIT

Penguatan SDM dan Pembangunan Daerah, Pemkab Haltim Gandeng Universitas Bumi Hijrah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:36 WIT

SDA-LH HMI Cabang Bacan Tolak Kenaikan BBM, Soroti Dampak Ekonomi dan Lingkungan di Wilayah Kepulauan

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:42 WIT

Ketua KONI Haltim Beri Dukungan dan Motivasi ke Atlet Porprov Malut

Senin, 8 Juni 2026 - 03:11 WIT

SBGN Malut Angkat Bicara; PHI Tanpa Mediator, Ibaratkan Pincang Sebelah

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:34 WIT

Perkuat Konsolidasi DPD Gerinda Evaluasi Dpc Se-Malut

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:25 WIT

Halteng Kembali Raih WTP, Pemda Perkuat Pengawasan Keuangan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:09 WIT

Pemkab Haltim Raih Opini WTP Tahun 2025

Berita Terbaru