Krisis Air Bersih di Jikotamo Dusun Timur, Abrasi Sungai Ake Buton Ancam Akses Jalan Rumah Sakit Obi, Ketua Fraksi Golkar DPRD Halsel Minta BPBD dan PDAM Bertindak Cepat

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan- Momentum reses masa sidang pertama DPRD Halmahera Selatan berubah menjadi ruang pengaduan krisis. Di hadapan wakil rakyat, warga Jikotamo Dusun Timur menyuarakan jeritan yang selama ini terabaikan: krisis air bersih yang tak kunjung ditangani secara serius. Air layak konsumsi semakin sulit, sementara janji solusi terus menguap tanpa jejak nyata.

Halmahera Selatan kembali dipertontonkan pada wajah klasik pembiaran negara. Di saat pemerintah sibuk dengan laporan dan seremonial, warga Jikotamo Dusun Timur justru bergulat dengan krisis air bersih yang kian akut. Air layak konsumsi menjadi barang mewah, sementara jerigen dan sumur darurat menjadi penopang hidup harian masyarakat.

Di waktu yang sama, abrasi Sungai Ake Buton Desa Buton Kecamatan Obi terus menggerus badan sungai dan mengancam ambruknya rumah warga, akses jalan menuju Rumah Sakit Obi—satu-satunya jalur vital layanan kesehatan rujukan bagi warga Obi dan sekitarnya. Jika akses ini putus, maka keselamatan nyawa dipertaruhkan. Ini bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan soal tanggung jawab negara atas hak dasar warga.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Halmahera Selatan Rustam Ode Nuru menegaskan bahwa situasi ini tidak boleh diperlakukan sebagai rutinitas musiman. Ia mendesak BPBD dan PDAM untuk bertindak cepat, terukur, dan berani, bukan sekadar menunggu laporan kerusakan menjadi arsip.

“BPBD harus segera melakukan mitigasi darurat abrasi, sementara PDAM wajib memastikan pasokan air bersih bagi warga Jikotamo Dusun Timur. Jangan tunggu korban,” tegasnya.

Ia juga mengkritik lambannya respons lintas OPD yang terkesan saling melempar tanggung jawab. Menurutnya, krisis air bersih dan ancaman abrasi adalah alarm keras kegagalan koordinasi.

“Jika akses rumah sakit terputus dan warga tetap tanpa air bersih, maka yang runtuh bukan hanya jalan dan sungai, tapi kepercayaan publik,” ujarnya.

Fraksi Golkar DPRD Halsel meminta langkah darurat segera: perbaikan dan pemasangan jaringan distribusi air bersih, pemasangan bronjong/talud penahan abrasi, serta rencana teknis permanen yang jelas dengan tenggat waktu. Pemerintah daerah diingatkan agar berhenti mengelola krisis dengan rapat, dan mulai menyelesaikannya dengan tindakan nyata di lapangan.

Warga menunggu, waktu berjalan, dan abrasi tidak pernah menunggu keputusan. Jika pemerintah masih abai, sejarah akan mencatat bahwa krisis ini bukan karena alam semata, melainkan karena kelalaian yang dipelihara

Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Soleman Bobote via Whatssap membenarkan hal tersebut dan dengan serius akan melakukan penanganan dengan sesegara mungkin dalam waktu.

“Iya benar adanya lokasi itu terjadi kekuarangan pasokan air. kami suda ada program kerja di tahun ini Dan dalam wakut dekat team teknis kami akan segera ke lokasi untuk melakukan pekerjaan pemasangan pompa boster untuk peningkatan tekanan. Alahamdulilah dari PLN juga sudah selesai melakukan pemasangan gardu listrik untuk pembangkit pompa boster.

Sementara itu kepala BPBD yang dihubungi awak media kami belum memberikan tanggapan dan komentar apapun hingga berita ini diterbitkan.

Warga Desa Buton saat ini menunggu, waktu berjalan, dan abrasi tidak pernah menunggu keputusan. Jika pemerintah masih abai, sejarah akan mencatat bahwa krisis ini bukan karena alam semata, melainkan karena kelalaian yang dipelihara.(red)

Komentar

Berita Terkait

Ketua KONI Haltim Resmi Buka Turnamen Futsal Cup I SeOPMI
Diani Hastuti Tiwar Minta Maaf kepada Sahrir Tahir dan Gerindra Maluku Utara
Usai Periksa Kadis LH dan Menantu Bupati Halut, CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka Proyek Rp6,7 Miliar
Menatap Bupati Cup 2026, Kecamatan Bacan Teken Kontrak Kepelatihan dan Gelar Seleksi 3 Hari
Wakil Bupati Haltim Buka Pelatihan Wirausaha Muda Pramuka Penegak
Kasihan…!!! Di Pusat Pemerintahan Halmahera Selatan, Janda 5 Anak Hidup Tak Layak, Warga Desak Pemerintah Buka Mata
Ir. Muhdin: Negeri, Kuasa, dan Kapita Muda
Wakil Bupati Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Perubahan APBD 2026
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 00:33 WIT

Ketua KONI Haltim Resmi Buka Turnamen Futsal Cup I SeOPMI

Sabtu, 12 September 2026 - 11:19 WIT

Diani Hastuti Tiwar Minta Maaf kepada Sahrir Tahir dan Gerindra Maluku Utara

Jumat, 11 September 2026 - 13:14 WIT

Usai Periksa Kadis LH dan Menantu Bupati Halut, CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka Proyek Rp6,7 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 06:45 WIT

Wakil Bupati Haltim Buka Pelatihan Wirausaha Muda Pramuka Penegak

Sabtu, 5 September 2026 - 15:51 WIT

Kasihan…!!! Di Pusat Pemerintahan Halmahera Selatan, Janda 5 Anak Hidup Tak Layak, Warga Desak Pemerintah Buka Mata

Kamis, 3 September 2026 - 06:17 WIT

Ir. Muhdin: Negeri, Kuasa, dan Kapita Muda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:17 WIT

Wakil Bupati Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Perubahan APBD 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:49 WIT

Warga Moti Meninggal, HMI Soroti Buruknya Layanan Kesehatan

Berita Terbaru

Regional

Ketua KONI Haltim Resmi Buka Turnamen Futsal Cup I SeOPMI

Senin, 14 Sep 2026 - 00:33 WIT