tajukmalut.com | Halmahera Timur – Muhammad Asngari, kembali terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah, Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), sementara KH. Nur Khosim di tetapkan sebagai Ketua Rais Syuriah NU Haltim.
Terpilihnya Ketua NU dan Ketua Rais Syuriah NU Kabupaten Haltim, melalui Konferensi Cabang NU ke-2 Kabupaten Haltim di Aula MTs Negeri 1 Haltim, Minggu kemarin, 21 Desember 2025, mengusung tema “Meneguhkan Khidmat Jam’iyah Menuju Kemandirian Jama’ah“.
Namun hasil Konferensi Cabang NU Haltim tersebut dinilai tidak sesuai dengan mekanisme, serta aturan organisasi. Hal itu disampaikan ketua NU PAC Maba Utara, Akbar Teka
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akbar mengatakan NU itu rumah besar dan para kader yang juga punya aturan dan mekanisme dalam pelaksanaan Konferensi baik itu pengurus Pusat sampai PAC, maka Konferensi Cabang NU Haltim dianggap catat karena tidak di hadiri oleh Rais Aamiin PC NU, serta PAC NU tidak mendapatkan undangan konferensi
“Serta Banom NU dan para sepuh mengetahui pelaksanaan konferensi dari Fatayat NU, namun tiba-tiba mendapatkan surat pemberhentian dari PC,” kata, pada wartawan, Senin 22 Desember 2025.
Ia juga mengatakan, sekali lagi Ini organisasi besar Rumah besar para kader NU, sementara proses konferensi yang di lakukan saja secara diam-diam apakah pantas kader NU sami’na waatana.
“Kami meminta untuk dilakukan konferensi kembali, siapa yang tidak tahu, bahwa kondisi jelang konferensi Nasional NU pasti semua tahu siklus Nasional saat ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, ini bentuk pendidikan yang tidak mencerminkan, bahwa organisasi ini besar dan punya kader, sekali lagi ini organisasi besar bukan orang perorang.
“Kami ini didik untuk taat kepada para kiyai tapi kalau praktek organisasi melenceng dari aturan. Mohon maaf, kami akan melawan dan mendesak kepada pengurus pusat maupun Wilayah untuk menganulir hasil konferensi Cabang NU Haltim,” pungkasnya.
Terpisah Ketua PC NU Haltim Terpilih, Muhammad Asngari mengatakan, bahwa, jelang Konferensi Cabang (Konfercab) panitia pelaksana telah memberitahukan kepada seluruh pengurus NU di wilayah Haltim.
“Undangan semua termasuk MCW Maba Utara, Akbar Teka dan Fatayat melalui via Watshapp pada Rabu, sementara Konferecab pada Ahad. Jadi bukan PAC tapi MCW Maba Utara,” kata, Asngari.
Ia juga menjelaskan, terkait dengan pemberhentian Banom Fatayat, ia kurang paham. Sebab, hingga saat ini pengurus Fatayat tidak pernah konfirmasi dengan dirinya di PC NU Haltim.
“Jika ada yang menganulir hasil Konfercab, dengan senang hati akan serahkan PC NU bagi yang mengurus, karena aedikit pun saya tidak pernah berambisi, untuk jadi pengurus apalagi jadi ketua,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, tidak hadirnya oleh Rais Aam? sebab di cabang itu adanya Raim Suriyah, karena Rais Aam didalam struktur Pengurus Besar (PB), sementara ketua Rais Suriyah PC NU Haltim susah meninggal dunia yakni Alm. KH. Abdul Gofur.(red)









