tajukmalut.com | Halmahera Timur– PT. Mega Haltim Mineral (PT.MHM) mengelar diskusi program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersama Pemerintah Kecamatan, Desa, BPD, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang masuk pada wilayah lingkar tambang yakni desa Saolat, Desa Nusa Jaya, desa Minyamin dan desa Waijoi, diskusi ini mencakup berbagai aspek dari tujuan implementasi, tantangan hingga berkelanjutan.
Kegiatan diiskusi Publik yang dilaksanakan di aula kantor Camat Wasile Selatan, Senin 28 Oktober 2025, dibuka langsung Camat Wasile Selatan, Jainudin Ashor turut turut hadir Kapolsek Wasile Selatan Ipda Fachry Bamatraf, Dendramil 1505-02 Wasile Kapten Abd. Muksin serta para Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua Karang Taruna, Tokoh Masyarakat lingkar tambang.
Kepala Desa Saolat, Melieser Dawanaka mewakili Kepala Desa lingkar tambang mengatakan, selaku Pemerintah desa harus berkewajiban menerima investasi dalam rangka pecepatan pembangunan dan kesejatraan masyarakat dilingkar tambang terutama desa Saolat, desa Minyamin, desa Nusa Jaya dan desa Waijoi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Diskusi publik dilaksanakan akan berdampak positif, karena mensosialisasikan progran PPM PT. NHM dan akan menciptakan tenaga kerja terutama Ring 1. Dan kami berharap setiap program yang akan dilaksanakan nanti, berkordinasi dengan Pemerintah desa,” kata, Melieser.
Camat Wasile Selatan, Jainudin Ashor mengatakan, dirinya menegaskan kepada PT. MHM dalam mewujudkan programnya sesuai dengan ketentuan. Selain itu, dalam kegiatan diskusi publik ini agar menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Terutama program kesehatan, pendidikan, sosial budaya, ekonomi dan lingkunga disepakati didalam forum diskusi, kedepanya kita sama-sama mengawal demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Perwakilan PT. MHM, Andi mengharapkan kepada Pemerintah Kecamatan Wasile Selatan, Pemerintah Desa, BPD, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang ada dlingkar tambang, turut mengawal program PPM PT. NHM serta memberikan evaluasi program sebelumnya yang telah dilaksanakan PT. MHM di tahun 2024.
“Saya berharap disuksi publik tentang program PPM ini ada masukan maupun catatan kritisnya, dimana program yang belum maksimal di tahun sebelumnya kami butuh saran dan masukan, sehingga progam berikutnya dapat bermanfaat bagi masyarakat dilingkar tambang,” kata, Andi
Ia menjelaskan, upaya perusahan dalah untuk meningatkan kehiduoan masyarakat disekitar area oprasional, baik secara individu maupun kolektif serta menciptakan masyarakat yang lebih baik, mandiri dan berkelanjutan melalui program jangkan panjang yang terstruktur.
“Tujuan diskusi ini, menyerap aspirasi dari bawah dan akan dituangkan dalam program PPM yang telah dituangkan dalam pilar program PT. MHM,” pungkasnya.(red)









