tajukmalut.com | Halmahera Selatan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan mendesak PT Harita Group segera melakukan tes urine massal terhadap seluruh karyawannya, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan invetigasi menyeluruh. Menyusul terbongkarnya dugaan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan puluhan karyawan perusahaan tersebut.
Ketua Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH) HMI Cabang Bacan, Afrisal Kasim, menilai kasus ini mencerminkan adanya kelalaian serius dalam sistem pengawasan internal perusahaan. Ia bahkan mencurigai adanya indikasi keterlibatan orang dalam dalam meloloskan peredaran narkoba ke lingkungan kerja PT. Harita Group.
“Masuknya narkoba ke perusahaan berskala besar seperti Harita tidak mungkin terjadi begitu saja tanpa permainan orang dalam. Ini mencurigakan, karena seharusnya sistem pengawasan dan SOP perusahaan tidak memungkinkan hal seperti ini terjadi,” ujar Afrisal Kasim dalam keterangannya, Sabtu (02/6/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, setiap karyawan yang masuk bekerja di perusahaan umumnya melalui proses pemeriksaan kesehatan, termasuk tes narkoba. Karena itu, kasus ini dianggap janggal dan mencoreng citra perusahaan maupun dunia industri di Halmahera Selatan.
“Kalau sampai puluhan karyawan bisa terlibat, maka ada yang salah dalam sistem. Tes kesehatan itu bagian dari prosedur awal penerimaan. Ini jelas-jelas mencederai SOP yang seharusnya diterapkan secara ketat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Afrisal juga mendesak pihak kepolisian agar tidak hanya fokus pada penangkapan karyawan pengguna, tetapi juga membongkar jaringan pemasok narkoba yang menjadi sumber utama masuknya barang haram ke perusahaan.
“Polisi harus ungkap siapa mafia pengedar di balik kasus ini. Jangan hanya berhenti pada para karyawan, tapi usut siapa dalang sebenarnya, siapa yang mengatur dan meloloskan narkoba ke lingkungan kerja,” tandasnya.
HMI Cabang Bacan menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan mendorong semua pihak terkait agar bertindak transparan dan tegas demi menjaga lingkungan kerja yang bersih dan sehat.(red)









