tajukmalut.com | Halmahera Tengah– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Halmahera Tengah menggelar kegiatan Capacity Building bagi serikat pekerja dan serikat buruh se-Kabupaten Halmahera Tengah, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Layanan Perpustakaan Daerah, Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda.
Kegiatan ini menghadirkan Mediator Hubungan Industrial Provinsi Maluku Utara, Sarif Ishak, sebagai narasumber utama. Sejumlah organisasi serikat pekerja dan serikat buruh dari berbagai perusahaan di Halmahera Tengah turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kepala Disnakertrans Halmahera Tengah, Fauzan Anshari, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas organisasi buruh di tengah pesatnya perkembangan industri pertambangan dan hilirisasi nikel di daerah itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis menjadi kebutuhan utama dalam menjaga stabilitas ketenagakerjaan dan iklim investasi di Halmahera Tengah.
“Serikat pekerja bukan hanya mitra perjuangan pekerja, tetapi juga mitra strategis pemerintah dan perusahaan dalam menjaga stabilitas hubungan kerja, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkeadilan,” ujar Fauzan.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan serikat pekerja tidak diukur dari seberapa besar konflik yang diciptakan, melainkan dari kemampuan membangun komunikasi dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan ketenagakerjaan.
“Serikat pekerja yang kuat bukanlah serikat yang selalu mengedepankan konflik, melainkan serikat yang mampu membangun dialog, memberikan edukasi kepada anggotanya, serta menjadi bagian dari solusi dalam setiap tantangan ketenagakerjaan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Tengah yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Lasamida Kurupunda, menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh terciptanya hubungan industrial yang sehat antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah.
Menurut Lasamida, keberadaan serikat pekerja yang profesional dan berorientasi pada dialog sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah, terutama di tengah pertumbuhan investasi dan industri di Halmahera Tengah.
“Pemerintah daerah berharap serikat pekerja dapat menjadi wadah yang memperjuangkan hak-hak pekerja secara bijak, menjaga kondusifitas daerah, serta ikut mendorong terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” harapnya.
Adapun organisasi yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya PC SPSI, DPC SPN, PC Gekarya, PPB IWIP, serikat pekerja PT IWIP dan PT RIM, SBTK-FNPBI PT IWIP, PSP SPN PT IWIP, PUK-FSPMI PT IWIP, SPLP-FSPMI, PK-KSBSI, PUK-PSPIM, PUK-SBGN, BPC GAKARYA, GAKARYA-RIN, SBSI PT IWIP, serta PUK-SBGU PT RIM.
Kegiatan Capacity Building ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman organisasi pekerja terhadap hubungan industrial, regulasi ketenagakerjaan, serta memperkuat sinergi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah daerah di tengah geliat investasi industri di Halmahera Tengah.(red)









