Longboat Tenggelam di Perairan Bibinoi, HMI Cabang Bacan Ultimatum Kepala KPLP Babang

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmakut.com | Halmahera Selatan– Insiden tenggelamnya longboat milik Desa Wayakuba, Kecamatan Bacan Timur Selatan, di perairan laut Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Jumat (23/1/2026), kembali menuai kecaman publik. Tragedi ini diduga kuat terjadi akibat kelebihan muatan penumpang dan barang yang melampaui batas kapasitas kapal.

Longboat tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Babang dengan tujuan Desa Wayakuba. Namun dalam pelayaran menuju rute Pigara Raja, kapal mengalami kecelakaan hingga menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia dan satu lainnya dinyatakan hilang serta masih dalam proses pencarian.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Bidang SDA-LH Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan, Afrisal Kasim, melontarkan kritik keras terhadap lemahnya pengawasan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pelayaran (KPLP) Babang.

Afrisal mendesak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk segera mengevaluasi secara menyeluruh dan mencopot Kepala KPLP Babang yang dinilai lalai menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga pengawasan keselamatan pelayaran.

“KPLP Babang membiarkan longboat berlayar dalam kondisi kelebihan muatan. Ini adalah bentuk kelalaian fatal yang berujung pada hilangnya nyawa manusia,” tegas Afrisal.

Ia menilai, lemahnya pengawasan KPLP Babang telah membuka ruang terjadinya pelayaran yang tidak memenuhi standar keselamatan, baik dari sisi kapasitas muatan maupun kelengkapan alat keselamatan di atas kapal.

“Jika instansi yang bertanggung jawab tidak serius mengawasi kelayakan kapal dan alat keselamatan, maka keselamatan masyarakat jelas diabaikan,” tambahnya.

Menurut Afrisal, Kepala KPLP Babang tidak bisa lepas tangan dari insiden tersebut dan harus bertanggung jawab secara moral maupun administratif. Ia juga menegaskan bahwa HMI Cabang Bacan akan terus mengawal kasus ini agar tidak berhenti sebagai insiden biasa tanpa kejelasan hukum.

“Kami mendesak evaluasi total terhadap Kepala KPLP Babang. Jangan sampai tragedi ini berlalu tanpa ada pertanggungjawaban. Keselamatan rakyat adalah hal utama,” pungkasnya.

Insiden ini kembali menjadi alarm keras bagi otoritas pelabuhan dan pengawas pelayaran di Halmahera Selatan agar lebih serius menjalankan fungsi pengawasan demi mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.(red)

Komentar

Berita Terkait

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru