Kasus Kecalakaan Lalu Lintas Tahun 2025 di Halmahera Timur, Sembilan Orang Meninggal Dunia.

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Kapolres Halmahera Timur, AKBP. Bobby Kusuma Ardiansyah melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Haltim Soegiarto Putra mengungkapkan bahwa jumlah kecalakaan lalu lintas tahun ini sebanyak 16 kasus.

Data kecalakaan lalu lintas tahun diungkapkan Soegitro saat mewakili Kapolres Haltim, AKBP. Bobby Kusuma Ardiansyah pada kegiatan Penyuluhan dan Pemilihan Sopir Teladan, yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Haltim, dalam hal ini dinas Perhubungan di Aula kantor desa Mekarsari Kecamatan Wasile, Rabu malam, 3 Desember 2025.

Menurut data tersebut, setidaknya 9 orang meninggal dan 2 korban luka berat, karena kecalakaan setiap jamnya sepanjang tahun ini.

“Rincianya adalah Januari 1 kasus, Februari 2 kasus, Maret 4 kasus, April 2 kasus, Mei 0 kasus, Juni 1 kasus, Juli 1 kasus, Agustus 3 kasus, September dan Oktober 0 kasus, serta November 2 kasus,” kata, Soegiarto.

Ia juga menjelaskan, dari kejadian tersebut, tercatat 9 korban meninggal dunia (MD), 2 orang mengalami luka berat (LB) dan 43 lainya mengalami luka ringan dan kerugian materiil akibat kecalakaan ini mencapai 27.500.000 juta rupiah.

Selain itu, dalam hal pelanggaran lalu lintas pada Oprasi Zebra Kie Raha Tahun 2025, selama 14 hari tercatat 522 pelanggaran. Namun pada saat pelaksana oprasi, pihaknya memberikan teguran sebanyak 417 pelanggaran, serta 105 diberikan penegakkan hukum berupa tilang.

“Maka dari itu dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, dan selalu mengutamakan keselamatan demi mengurangi angka kecalakaan di jalan raya,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru