Warga Konsorsium DOB Halsel Geram, Gerindra Dinilai Abaikan Aspirasi Rakyat

Kamis, 19 Juni 2025 - 01:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Selatan, 19 Juni 2025 – Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Konsorsium Daerah Otonomi Baru (DOB) bersama Forum Koordinasi Daerah (Forkoda) Kabupaten Halmahera Selatan menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap sejumlah anggota DPRD Halsel, khususnya dari Partai Gerindra, yang absen dalam rapat paripurna pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DOB.

Sikap ini dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap mandat rakyat dan pelecehan terhadap perjuangan panjang yang telah dilakukan oleh masyarakat di Obi, Bacan, Gane, dan Makayoa untuk mendorong pemekaran wilayah.

Leonard Hanna atau Bung Leo, Sekretaris DPC Partai Gerindra Halsel, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyatakan kekecewaannya secara terbuka. Ia menyesalkan tidak satupun dari tiga anggota DPRD Halsel dari Fraksi Gerindra yang hadir dalam rapat paripurna penting tersebut. Padahal dua di antaranya berasal dari daerah pemilihan (dapil) Bacan dan satu dari Gane — wilayah yang menjadi pusat aspirasi DOB.

“Ini mencoreng marwah partai. Saya sangat kecewa, karena sikap anggota DPRD Gerindra ini telah menzalimi aspirasi masyarakat Obi, Bacan, dan Gane. Perjuangan DOB ini bukan kepentingan kelompok, melainkan murni suara rakyat dari berbagai wilayah di Halsel,” tegas Bung Leo.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa Partai Gerindra seharusnya menjadi lokomotif dalam memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat, bukan justru melemahkan perjuangan dengan mengabaikan forum resmi seperti paripurna pembentukan Pansus.

“Ini sungguh di luar nalar. Bagaimana bisa wakil rakyat yang berasal dari dapil yang terdampak langsung oleh agenda DOB justru absen tanpa alasan yang jelas? Ini seperti ada skenario untuk melemahkan gerakan rakyat,” lanjutnya.

Konsorsium DOB menilai bahwa penundaan pembentukan Pansus DPRD tidak bisa dianggap sekadar kelalaian teknis. Mereka menduga adanya upaya sistematis untuk mengulur-ulur agenda perjuangan rakyat yang sudah bertahun-tahun diperjuangkan.

Mereka juga menegaskan bahwa pada sidang paripurna lanjutan yang akan digelar dalam waktu dekat, kehadiran anggota DPRD dari Gerindra bersifat wajib tanpa alasan. Bung Leo menutup pernyataannya dengan harapan bahwa semua pihak, khususnya perwakilan rakyat dari partainya sendiri, mampu bersikap bijak dan berpihak pada rakyat.(red)

Komentar

Berita Terkait

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan
HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
Berita ini 249 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:18 WIT

Pemilik Rental PlayStation di Popilo Kembali Dikeluhkan Warga, Aktivitas Hingga Larut Malam Ganggu Waktu Istirahat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIT

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Berita Terbaru

Regional

Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan

Senin, 5 Okt 2026 - 12:20 WIT