‎Petani Budidaya Rumput Laut Desa Fayaul, Keluhkan Dampak Aktivitas PT. JAS

Senin, 17 November 2025 - 05:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Sejumlah petani budidaya rumput laut asal desa Fayaul, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, mengeluhkan aktivitas tambang PT. Jaya Abadi Semesta (JAS).

Akibat dari dugaan pencemaran limbah di perairan laut disekitar desa Fayaul, berdampak pada hasil produksi budidaya rumput laut dua tahun terakhir, karena aktivitas bongkar muat di Jetty perusahan.

“Kondisi air laut diduga tercemar akibat aktivitas bongkar muat di Jetty PT. JAS menyebabkan kualitas rumput laut menghitam, membusuk dan mati sebelum masa panen,” kata, sejumlah petani budidaya rumput laut, Senin 17 November 2025.

Para petani budidaya rumput laut tersebut juga mengatakan, pemerintah provinsi Maluku Utara melalui instansi terkait, beberapa waktu lalu, telah menyalurkan bantuan bibit unggul rumput laut kepada petani budidaya rumput laut di desa Fayaul.

“Bibit ramput laut kualitasnya baik, namun dengan kondisi akitivitas perusahan di Jetty PT. JAS terus berlangsung, akan pembengaruhi pertumbuhan serta hasil produksi rumput laut menurun,” ungkap mereka.

Para petani budidaya rumput laut desa Fayaul juga menyayangkan perlakukan PT. JAS sebab, dampak dari aktivitas tambang maupun aktivitas bongkar muat di Jetty ke kapal tongkang menyebabkan air laut berubah warna serta berpengaruh rumput laut mengalami kerusakan.

“Kami seperti tidak dianggap, padahal sama-sama terdampak, tapi hanya petani rumput laut asal desa Nanas yang dapat ganti rugi dengan alasan ring satu, sementata desa Fayaul dan desa Nanas adalah desa tetangga,” cetus mereka.

Petani budidaya rumput laut asal desa Fayaul pun menyentil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama PT. Alam Raya Abadi (PT. ARA) dan PT. JAS beberapa bulan lalu, di kantor camat Wasile. Dinilai tidak memperhatikan nasib petani budidaya rumput laut di desa Fayaul.

“Kami kecewa sekali kepada wakil rakyat, bilang dengar aspirasi rakyat, tapi masalah Fayaul tidak disebut sama sekali. Seolah-olah kami ini tidak ada” Pungkasnya.

Untuk diketahui, hingga berita ini ditayangkan pihak PT. JAS belum memberikan tanggapan terkait dengan dugaan pencemaran di perairan laut disekitar desa Fayaul.(red)

Komentar

Berita Terkait

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru