TERNATE-Tajukmalut.Com, Dugaan konsorsium judi online di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Ternate, Maluku Utara, semakin marak. Judi online ini tidak hanya menjamur di kalangan masyarakat, tetapi justru pelaku adalah pejabat di Pemkot Ternate.
Hal ini disampaikan Koordinator Forum Pemerhati Judi Online Jakarta, Rizal Akbar. Senin, (21/4/25).
“Oknum tersebut diduga adalah Kadis Pertanian inisial TM, Kadis BKD inisial SM dan sejumlah pegawai lainnya”, katanya.
Menurutnya, tidak hanya kepala OPD namun beberapa kepala sekolah di lingkungan Kota Ternate juga turut andil dalam permainan judi online di kantor Dinas Pertanian.
Rizal mendesak kepada aparat penegak hukum utamanya kepolisian daerah dan kejaksaan tinggi Maluku-Utara untuk segera menyelidik dugaan tersebut.
“Kami minta agar pihak kepolisian, Kejati Malut, dan Walikota Tauhid Soleman untuk menyelidiki adanya dugaan judi online yang melibatkan beberapa kepala OPD”, tuturnya. (21/4).
Ia mengatakan, jika ini dibiarkan terus menerus maka dipastikan oknum pejabat di atas akan aktif melakukannya. Bahkan ini bisa meluas ke OPD lain.
Judi kata Rizal, merupakan perbuatan yang sudah dilarang oleh pemerintah maupun penegakan hukum, sehingga apabila kedapatan terjadi judi oline yang melibatkan pejabat publik, maka ini sangat buruk untuk pemerintahan Tauhid-Nasir.
“Siapapun dia, pejabat maupun masyarakat, jika terlibat judi online, maka polisi wajib menyelidikinya. Sehingga kesannya tidak ada tebang pilih dalam penanganan kasus judi online”, pungkasnya. (Redaktur)




