Dampak Curah Hujan Tinggi, Jembatan Penghubung Antar Desa Ambruk

Kamis, 18 Desember 2025 - 01:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tajukmalut.com | Halmahera Timur – Dampak Curah hujan yang tinggi mengakibatkan jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) ambruk dan tidak bisa dilewati semua jenis kendaraan, akibat diterjang luapan air sungai, Rabu 17 Desember 2025.

Informasi yang dihimpun, putusnya jembatan penghubung antara desa di Maba Utara, berawal ketika hujan deras mengguyur sejak Rabu sore. Hujan membuat air sungai meluap hingga mendekati permukaan bentaran sungai, namun luapan sungai yang deras akhirnya jembatan tersebut ambruk.

Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa pada terjadinya ambruk jembatan tersebut, namun masyarakat tidak dapat melalui jembatan penghubung antara desa di Maba Utara, tepatnya di wilayah Satuan Pemukiman (SP) 4 Transmigrasi dan SP5.

“Air sungai meluap karena hujan deras dari sore dan merusak jembatan dari ruas jalan Patlean-Pumlanga ke Rumah Sakit Pratama Maba Utara,” kata, Saman Abbas.

Ia juga mengatakan, jembatan ambruk tersebut, membuat akses warga di empat desa di Maba Utara yaitu desa Jara-Jara, desa Patlean Jaya, Patlean Pumlangga dan tiga Satuan Pemukiman Transmigrasi Transmigrasi lumpuh.

“Jembatan ambruk ini, membuat akses warga terputus baik ke ibukota kecamatan dan ibukota kabupaten. Kami berharap ada langkah cepat dari pemerintah daerah, untuk memperbaiki kembali jembatan atau membuat jembatan sementara,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, kejadian tersebut, pihaknya telah menyampaikan ke pemerintah daerah melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Haltim.

“Kami sudah melaporkan ke BPBD melalui pesan singkat Whatshapp, dan mereka akan meninjau langsung dilapangan,” pungkasnya.(red)

Komentar

Berita Terkait

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!
Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128
Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara
Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan
SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”
Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman
BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN
Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:29 WIT

HIPMA Halsel Jabodetabek-Banten Mengecam Keras Pemda Halsel dan DPRD Dapil Gane: Kebakaran Hutan dan Kebun Warga Gane Barat Selatan Meluas, Otoritas Daerah Mandul Respons!

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIT

Sekretaris Gerindra Halsel Apresiasi Gerak Cepat Bawaslu Sosialisasikan Putusan MK 128

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIT

Kecelakaan Maut Truk PT ANI, PA-Malut Soroti Pengawasan K3 Disnaker Maluku Utara

Rabu, 30 September 2026 - 03:13 WIT

Diduga Pakai Material Ilegal di Proyek Jalan Saketa-Dehepodo, HIPMA Halsel Desak Polda Malut Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 11:05 WIT

SMIT “PETANI BUKAN ANGKA, MAHASISWA BUKAN PENONTON, PEMERINTAH BUKAN PEMILIK KEBENARAN.”

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIT

Surat Sudah Didisposisi Bupati, Tindak Lanjut Dipertanyakan, Aliansi Garda Kubung Menggugat Adukan Bupati dan DPMD ke Ombudsman

Minggu, 27 September 2026 - 08:39 WIT

BBM Nelayan Langka, FORKOT HALUT Desak BPH Migas Bongkar Tata Kelola SPBN

Minggu, 27 September 2026 - 08:34 WIT

Dana Disebut Sudah Tersedia Sejak 8 September, Mengapa Jasa Pelayanan RSUD Weda Masih Ditahan?

Berita Terbaru